Tampilkan postingan dengan label soccer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label soccer. Tampilkan semua postingan

Hasil Undian Grup Liga Champions



MONAKO — Berikut ini adalah hasil undian grup Liga Champions 2014-2015 yang diumumkan UEFA di Monako, Kamis (28/8/2014). 

Grup A
1. Atletico Madrid
2. Juventus
3. Olympiakos
4. Malmo FF

Grup B
1. Real Madrid
2. Basel
3. Liverpool
4. Ludogorets

Grup C 
1. Benfica
2. Zenit 
3. Levekusen
4. AS Monaco

Grup D
1. Arsenal
2. Borussia Dortmund
3. Galatasaray
4. Anderlecht

Grup E
1. Bayern Muenchen
2. Manchester City
3. CSKA Moskwa
4. AS Roma

Grup F
1. Barcelona
2. Paris Saint-Germain
3. Ajax Amsterdam
4. APOEL

Grup G
1. Chelsea
2. Schalke 04
3. Sporting Lisbon
4. Maribor

Grup H
1. Porto
2. Shaktar Donetsk
3. Athletic Bilbao
4. BATE

Sumber : UEFA

Sepuluh Klub Terboros Di Bursa Transer Musim Panas Ini


Barcelona menjadi klub terboros dj Eropa sejauh ini, dengan Liverpool yang berada di urutan kedua, Real Madrid ketiga dan Chelsea di posisi kelima.

Klub raksasa La Liga, Barcelona, menjadi yang paling boros ketimbang tim-tim lainnya di Eropa untuk bursa transfer musim panas ini. Itu semua terjadi berkat kedatangan Luis Suarez dan sejumlah rekrutan lainnya.

Blaugrana sudah mengalami musim panas yang sibuk, di mana mereka mendatangkan Claudio Bravo dan Marc-Andre ter Stegen untuk posisi bawah mistar, Jeremy Mathieu dan Thomas Vermaelen di lini belakang, Ivan Rakitic di lini tengah dan andalan Uruguay di lini depan.

Total uang yang mereka keluarkan menyentuh angka €153 juta selagi Liverpool membuntuti mereka dengan selisih €22 juta.

The Reds mendapatkan pemasukan sebesar €88 juta dari hasil penjualan Suarez serta kembalinya mereka ke ajang Liga Champions, yang disertai dengan ambisi penambahan amunisi selama musim panas.

Adam Lallana, Dejan Lovren dan Rickie Lambert semuanya bergabung dari Southampton, Lazar Markovic didatangkan dari Benfica dan Emre Can merapat dari Bayer Leverkusen.

Total pengeluaran mereka adalah €131 juta, atau €40 juta lebih banyak ketimbang rival terdekatnya di Liga Primer.

Di posisi ketiga ada Real Madrid yang masuk dalam daftar setelah klub penghuni Santiago Bernabeu itu membelanjakan uang €120 juta yang dimiliki. Sang raksasa Spanyol mengalami musim panas yang 'gila' dengan mendatangkan tiga pemain yang tampil gemilang di Piala Dunia 2014: Keylor Navas, Toni Kroos dan James Rodriguez.

Di belakang Los Blancos, ada rival sekota Atletico Madrid. Sang juara La Liga memang kehilangan sejumlah pemain kunci, tapi mereka berhasil mengakuisisi Mario Mandzukic, Antoine Griezmann dan yang lainnya yang jika ditotal mencapai angka €101,5 juta.

Sepuluh Klub Terboros Di Bursa Transfer Musim Panas 2014
KLUBLIGATOTAL BELANJA
BarcelonaLa Liga
€153 juta
LiverpoolLiga Primer
€131 juta
Real MadridLa Liga
€120 juta
Atletico MadridLa Liga
€101,5 juta
ChelseaLiga Primer€93,5 juta
ArsenalLiga Primer€77 juta
Manchester UnitedLiga Primer€73,5 juta
Manchester CityLiga Primer€65,5 juta
SouthamptonLiga Primer€58 juta
PSGLigue 1
€49,5 juta

Salah satu tim yang berhasil mengeluarkan talenta dari Vicente Calderon adalah Chelsea, yang berhasil mendapatkan Diego Costa dan Filipe Luis dari ibu kota Spanyol, sementara Cesc Fabregas mereka dapatkan dari Barcelona untuk menggenapkan total belanja mereka di kisaran €93,5 juta.

Dari Inggris, Arsenal menjadi tim di urutan keenam setelah membeli Alexis Sanchez, Calum Chambers, Mathieu Debuchy dan David Ospina untuk sejumlah €77 juta.

Manchester United yang mengalami kekecewaan di musim lalu menegaskan ambisi mereka untuk kembali ke empat besar dengan merekrut Ander Herrera dan Luke Shaw, yang jika ditotal menyentuh angka €73,5 juta.

Alokasi belanja Manchester City sebagian besar dipakai untuk membayarkan denda Financial Fair Play, namun mereka tetap sanggup mengeluarkan uang mencapai €65,5 juta, dengan porsi terbanyak untuk menebus Eliaquim Mangala dari FC Porto.

Southampton telah kehilangan banyak pemainnya di musim panas ini, namun mereka tidak lupa untuk aktif dan membelanjakan uang yang mereka dapat dengan merekrut Dusan Tadic, Shane Long, Graziano Pelle dan lainnya setotal €58 juta.

Klub terakhir yang menghuni sepuluh besar adalah Paris Saint-Germain. Meski Les Parisiens juga dikenai sanksi FFP, hal itu tidak cukup untuk menghentikan niatan mereka dalam mendatangkan David Luiz di angka €50 juta.

Yang menarik, raksasa Jerman Borussia Dortmund menghuni urutan ke-11 sementara AS Roma berada satu tingkat di bawahnya.

Sumber : www.Goal.com

Televisi Sang Pemilik Waktu

thumbnail

Saat gelaran akbar sepakbola berlangsung, salah satu pembicaraan yang muncul di kalangan penonton adalah adanya "siklus hidup" baru. Tetapi, melihat apa yang terjadi di Piala Dunia 2014, ternyata adaptasi "siklus hidup" baru tak hanya kewajiban penonton. Hal serupa juga terjadi bagi para pemain.

Siklus hidup baru itu adalah berubahnya waktu istirahat, khususnya bagi masyarakat di kawasan Asia Pasifik. Pangeran Siahaan dalam kolomnya di detikSport mengambarkan apa yang terjadi di Indonesia ketika Piala Dunia hadir: "Ini bisa terlihat dari bagaimana mereka rela untuk mengorbankan waktu tidur demi menonton Piala Dunia dan hadir pagi harinya di kantor atau sekolah dengan kantung mata yang tebal". ("Daya Magis Piala Dunia", detikSport, 12 Juni 2014, 17:50 WIB) Memang, kehadiran televisi, menurut Jalaluddin Rakhmat (2011) telah mempengaruhi penjadwalan kegiatan sehari-hari masyarakat.

Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Asia Pasifik, tayangan sepakbola memang hadir di waktu yang "kurang nyaman". Liga-liga besar dunia berlangsung di Eropa, yang memiliki selisih waktu sekitar 6 hingga 8 jam dengan kawasan Asia. Begitu pula dengan Piala Dunia yang lebih sering berlangsung di belahan bumi bagian Barat. 

Memang, untuk Piala Dunia 2014 (dan kemungkinan untuk Piala Dunia selanjutnya) sebenarnya penonton tidak perlu terpaku dengan televisi. Sebabnya, tayangan Piala Dunia sudah dapat dinikmati melalui berbagai platform seperti smartphone, tablet, dan berbagai gadget lainnya. Kemajuan teknologi era digital memungkinkan hal tersebut terjadi. Jika kita hendak menyaksikan pertandingan, tidak perlu mengikuti jadwal televisi, toh laga tersebut bisa dinikmati lewat media lain. Tetapi hal tersebut tidak serta merta membuat televisi kehilangan pamornya.

Jika berbicara dalam konteks Indonesia, kita tak bisa mengabaikan faktor biaya. Untuk menyaksikan melalui platform lain, tentu harus ada biaya yang dikeluarkan. Ini berbeda dengan televisi, di mana di Indonesia dapat menikmati tayangan kompetisi sepakbola (tidak terbatas pada Piala Dunia) secara gratis.



Namun begitu ada penjelasan lain, kali ini dari faktor psikologis. Menurut Richard Jackson Harris (2009: 160), menonton tayangan olahraga akan lebih nikmat ketika ada kehadiran orang lain. Pertandingan menjadi lebih menarik ketika ditonton ramai-ramai dibandingkan sendirian. Tentu hal ini berbeda dengan platform digital yang ditawarkan melalui gadget atau smartphone yang lebih bersifat personal. Keseruan menonton siaran langsung juga merupakan faktor mengapa orang lebih memilih "mengalah" untuk menonton televisi, meskipun jadwal siaran televisi tidak ideal.

Pengaruh Televisi terhadap Tayangan Olahraga

Tahun 1954 adalah kali pertama Piala Dunia ditayangkan di televisi . Ketika itu European Broadcast Union menyiarkan sembilan pertandingan ke negara-negara di kawasan Eropa. Inovasi teknologi televisi terus meningkat. Hingga pertengahan 1980-an, jumlah pesawat televisi yang beredar di pasaran naik 20 kali lipat menjadi 650 juta televisi di seluruh dunia.

Ketika pertama kali Piala Dunia disiarkan di televisi, FIFA tidak memperoleh keuntungan yang berarti. FIFA mulai melihat hak siar Piala Dunia sebagai ladang bisnis sejak Joao Havelange menduduki kursi presiden organisasi tersebut pada 1974 ("The World Cup as Big Business", TIME, 2 Juni 2010). Sebagai gambaran kondisi sekarang, kita bisa melihat pendapatan FIFA melalui hak siar di Piala Dunia 2010, yakni 1.022 juta dolar Amerika Serikat .

Seberapa besar penonton Piala Dunia? Piala Dunia 2010, disaksikan oleh lebih dari 3,2 miliar orang atau mencapai 46,4 persen dari populasi global. Angka tersebut 8 persen lebih banyak daripada Piala Dunia 2006. Ada pun jumlah pasang mata yang berada di rumah saat pertandingan final ditayangkan mencapai bilangan 530.900.000 (Piala Dunia Era Digital, Kompas, 28 Juni 2014, hal.31). Mundur ke Piala Dunia 2002, tercatat 1,1 miliar pemirsa televisi di seluruh dunia menyaksikan pertarungan Brasil vs Jerman yang merupakan partai final. 

Para Pemain juga Kena Imbasnya

Sebagai sebuah hiburan, maka para pemain sepakbola selaku pemeran utama harus memberikan suguhan yang menarik. Tidak hanya teknik yang apik di lapangan, tetapi mereka juga harus tampil di jam prime time menurut televisi. Jay Coakley (2003) menilai bahwa telelvisi telah mempengaruhi jadwal dan waktu dimulainya pertandingan. 

Contoh kasus di Piala Dunia 2014 adalah laga antara Pantai Gading kontra Jepang yang berlangsung hari Sabtu 14 Juni 2014 pukul 22:00 waktu Brasil. Sejauh ini, bentrok Gervinho dkk. kontra Keisuke Honda menjadi satu-satunya laga Piala Dunia 2014 yang kick-off paling larut (waktu Brasil). Apakah jam tersebut adalah waktu yang ideal bagi para atlet? Mungkinkah ini upaya FIFA untuk menjaring penonton televisi yang ada di Jepang? Ini mengingat, waktu kick-off tersebut adalah waktu yang sangat ideal di Negeri Matahari Terbit, yakni hari Minggu 15 Juni 2014 sekitar pukul 10 pagi waktu Jepang. 

Contoh lain adalah laga antara Portugal kontra Jerman. Pertandingan itu dimulai pada siang hari waktu Brasil. Mungkin para pemainSeleccao das Quinnas dan Der Panzer dalam hati juga komplain mengapa harus tampil di saat Matahari bersinar sangat terik. Tetapi, pukul 1 siang di Barsil, sama artinya dengan pukul 5 atau 6 sore waktu Eropa. Sungguh itu adalah waktu yang ideal bagi warga Jerman dan Portugal untuk menyaksikan televisi. Sembari beristirahat sore, mereka menyaksikan para pahlawannya berjuang.



Pun begitu dengan Belanda yang harus berjibaku menghadapi Meksiko di 16 besar, di bawah teriknya Mentari dan suhu yang cukup panas:32 derajat celcius.

Waktu pertandingan yang (mungkin) kurang mendukung bagi Tim Oranye, tetapi di sisi lain itu waktu yang cukup nyaman bagi para warga Belanda yang berada di 'Negeri Kincir Angin' untuk menonton televisi, menyaksikan para pahlawannya berjuang merebut tiket perempatfinal. Di Belanda, laga tersebut berlangsung sekitar pukul 6 sore.

Di artikel ini kita telah melihat tentang betapa besarnya penonton televisi Piala Dunia. Angka-angka ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan pentas sepakbola dunia ini sesungguhnya tidak saja merupakan bagian dari bsnis industri sepakbola, tetapi juga bisnis entertainment dan industri olahraga.

Sebagai bisnis entertainment, tentu ada hal-hal yang harus sesuai dengan kaidah-kaidah hiburan. Artinya, apa yang ditampilkan oleh sepakbola harus enak dikonsumsi oleh pemirsa. Selain kualitas gambar, tentu hal lain adalah jadwal atau jam tayang. Para pemain mengeluh kepanasan, mengeluhkan jadwal karena harus bertarung di cuaca yang kurang ideal , tapi FIFA tetap teguh dengan pendiriannya. Pertunjukan harus terus berjalan, the show must go on

Secara umum, kehadiran televisi memang memberikan pengaruh besar terhadap olahraga. Menurut Richard Jackson Harris (2009), sebelum adanya televisi, bola tenis selalu berwarna putih. Akibat televisi, kostum tim olahraga menjadi lebih berwarna dengan nama pemain tertulis di punggung agar pemirsa televisi dapat mengenalinya. Keberadaan televisi membuat arena-arena olahraga outdoor kini dilengkapi atap yang dapat ditutup, guna mengantisipasi apabila terjadi hujan lebat. Penundaan pertandingan akibat hujan lebat akan mengacaukan jadwal tayangan televisi. 

Artinya, kini tuan dari semua pertandingan olahraga adalah teleivisi. Sang tuan mungkin tak terlalu peduli bahwa penyesuaian itu akan membuat para aktornya, yakni para atlet, berada dalam kondisi tidak ideal. Yang terpenting, pemirsa terpuaskan.

Penilaian kritis disampaikan Richard Guilanotti (2006) yang memandang bahwa "sepakbola akan semakin mirip dengan olahraga Amerika, di mana TV 'mengontrol waktu dan permainan'. Kalender sepakbola mungkin bisa rusak karena menyesuaikan dengan skedul TV dan pertandingan itu sendiri terpecah-pecah karena harus diisi dengan potongan atau slot iklan".

Swiss Tak Akan Hanya Fokus pada Messi

thumbnail

 Swiss tak hanya mewaspadai Lionel Messi menjelang duel dengan Argentina pekan ini. Untuk itu, pelatih Swiss Ottmar Hitzfeld wanti-wanti agar anak asuhnya berkonsentrasi memperkuat soliditas tim. 

Swiss harus menghadapi Argentina pada selasa (1/7/2014) malam WIB di Brasilia dalam babak perempatfinal Piala Dunia 2014. Messi tetap dianggap sebagai bomber yang berbahaya dalam laga itu. 

Sejauh ini, Messi menjadi tukang gedor utama Argentina. Dia menyumbangkan empat gol. Tapi, Hitzfeld tak akan hanya menjaga ketat Messi. 

"Man to man marking untuk menghadapi Messi? Tidak. Kami akan memaksimalkan fungsi tim," kata Hitzfeld seperti dikutip Sports Mole. 

"Dengan cara ini masing-masing pemain harus berada dalam konsentrasi dan perhatian yang sangat tinggi. 

"Kami harus benar-benar menjaga disiplin tim dan harus siap sedia serta bebas dari kesalahan sendiri," ucap pria yang pernah menangani Bayern Munich itu. 

Swiss melaju ke babak 16 besar sebagai runner-up Grup E. Swiss (6 poin) tertinggal satu poin dari Prancis (7) yang menjadi pemuncak grup. Sementara, Argentina menjadi puncak klasemen grup F. 

Liverpool Disarankan Jaga Suarez karena Nilai Transfernya Bisa Turun



Masa depan Luis Suarez di Liverpool kembali menjadi spekulasi akibat dia kembali berulah saat bermain di Piala Dunia. Tapi, The Reds diminta mempertahankannya sebab nilai transfernya bisa turun.

Suarez kembali membuat masalah. Saat membela Uruguay di laga melawan Italia di laga penyisihan Grup D, dia menggigit Giorgio Chiellini.

Akibatnya, Suarez pun mendapatkan hukuman berat dari komisi displin FIFA. Larangan bertanding di ajang resmi internasional selama sembilan laga, empat bulan tak boleh beraktivitas sama sekali di dunia sepakbola, dan denda senilai 1,3 miliar rupiah, menjadi hukuman buat striker 27 tahun itu.

Dengan adanya hukuman itu, maka Suarez bakalan absen membela The Redshingga bulan Oktober mendatang.

Sebelum insiden itu, nilai transfer suarez ditaksir mencapai 80 juta poundsterling. Klub asal Spanyol, Barcelona, bahkan dikabarkan sudah mengajukan tawaran dengan menyertakan pemain sebagai barter untuk mendatangkan Suarez ke Camp Nou.

Eks direktur olahraga Liverpool, Dammien Comolli, menyarankan agar petinggi The Anfield Gank tetap mempertahankan Suarez kendati kembali terkena sanksi. Dia pun mengungkapkan pertimbangannya.

"Dengan siapa Anda bakal menggantinya? Tak ada seorang pun yang seperti dia sekarang ini," kata Comolli di BBC.

"Jika ada, maka Real Madrid dan Barcelona bakal mengejar mereka dan bukan Suarez. Jika ada klub pembeli, dan mereka berpikir Liverpool akan menjual dia, mereka akan mengambil keuntungan dan mencoba menurunkan harganya," imbuhnya.

Piala Dunia Sudah Catatkan 1 Miliar Interaksi di Facebook

thumbnail

 Piala Dunia 2014 menjadi event yang paling diperbincangkan di media sosial, Facebook. Sebanyak satu miliar interaksi tercatat hingga ajang yang berlangsung di Brasil itu berjalan 52 pertandingan.

Dalam data yang dilansir Reuters, sejauh Piala Dunia berjalan 12-29 Juni ini tercatat ada sebanyak 220 juta orang terlibat interaksi sebanyak satu miliar itu.

Catatan ini disebutkan sudah menjadikan Piala Dunia sebagai perhelatan yang paling dibahas dalam sejarah berdirinya Facebook. Jumlah interaksi berupa komentar dan likes.

Perbincangan mengenai Piala Dunia ini meningkat tajam saat memasuki babak 16 besar. Tercatat ada 31 juta orang yang mengunggah 75 interaksi.

Pertumbuhan pengguna telepon seluler pintar yang kian pesat di seluruh penjuru dunia memungkinkan Facebook mencatakan rekor itu. Dengan Piala Dunia 2014 masih bakal berlangsung hingga dua pekan ke depan, maka catatan interaksi itu bakal terus bertambah.

"Orang-orang melakukan perbincangan di Facebook mengenai apa yang mereka lihat dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya," ucap direktur untuk bidang partnerships Facebook, Nick Grudin, di Reuters.

"Selain berbagi dan terhubung dengan teman, orang-orang terhubung dengan secara real time dan suara yang paling diperhatikan publik," imbuhnya.

Andressa Urach Sambut Ronaldo dengan Topless

Andressa Urach Sambut Ronaldo dengan Topless

Berbagai macam cara memang dilakukan fans untuk menyemangati tim kesayangan ataupun pesepakbola itu sendiri. Ya seperti pada salah satu Model seksi bermana Andressa Urach yang merupakan mantan pemenang Miss Bum Bum (kontes untuk bokong terindah).
Seperti dilansir 101 great goals, tak tanggung-tanggung Andressa sengaja tampil topless di jalan kota Campinas, Sao Paolo, Brasil untuk menyapa jagoan kesayangannya, Cristiano Ronaldo.
Ternyata usut punya usut gadis seksi asal Brasil ini mengumbar aurat lantaran Andressa dan Cristiano Ronaldo pernah menjalani hubungan 'cinta satu malam' yang terjadi pada tahun lalu. Wanita berambut pirang tersebut mengaku pernah check-in di sebuah hotel dua hari sebelum pertandingan semifinal Liga Champions antara Real Madrid kontra Borussua Dortmund.
"Tubuhnya sangat sempurna ia seperti dewa Yunani, kami berbicara berjam-jam dan ia tak henti-hentinya membicarakan tentang bokong saya,"jelas Andressa.
Andressa tampil sangat 'total' hanya untuk menyambut Cristiano Ronaldo di Brasil. Ia mengenakan celana panjang ketat dan tubuh polos yang dilukis persisi dengan kostum Portugal serta nomor punggung Ronaldo. Lalu ia membawa poster bertuliskan,"Ronaldo Beijo Cavalinho" yang artinya "Ronaldo, ayo cium payudara saya." Wow!

Pelatih Meksiko Dukung Chicharito Tinggalkan MU

Pelatih Meksiko Dukung Chicharito Tinggalkan MU

Minimnya kesempatan bermain yang didapatkan oleh Javier Hernandez bersama Manchester United berdampak langsung terhadap posisi sang striker di Timnas Meksiko. Pemain yang akrab disapa Chicharito tersebut kini hanya menjadi pilihan ketiga di belakangOribe Peralta dan juga Giovanni Dos Santos.

Pelatih El TriMiguel Herrera membenarkan bahwa kesulitan yang dialami Chicharito musim lalu membuat nama pemain 26 tahun tersebut tak lagi jadi pilihan utama. Herrera secara tersirat menyarankan Hernandez untuk hengkang dari Old Trafford jika ingin kembali menjadi tombak utama Meksiko.

"Hernandez menjalani periode sulit setelah pelatih yang membawanya ke klub (Alex Ferguson) pergi dan digantikan oleh yang baru (David Moyes)," ungkap Herrera seperti dilansir Sportsmole.
Javier Hernandez (c) AFP
"Dia memiliki peminat yang cukup banyak di Eropa, saya yakin ia kemungkinan besar akan menjadi bagian penting di klub lain. Bahkan mungkin tak tergantikan di posisi starter."

Musim lalu Chicharito hanya mencetak 4 gol dari 855 menit bermain di Premier League, sebuah catatan yang cukup minim jika dibandingkan torehannya di musim-musim sebelumnya.

Neymar Menangis Sebelum Brasil Bermain Imbang Lawan Meksiko



Striker timnas Brasil, Neymar, tak kuasa menahan air matanya sebelum timnya bertanding melawan Meksiko. Laga itu pun akhirnya berakhir dengan skor kacamata alias 0-0.

Sebelum wasit meniup peluit pertandingan, lagu kebangsaan kedua negara diperdengarkan di Estadio Governador Plácido Aderaldo Castelo, Rabu (18/6/2014) dinihari WIB. Seluruh pemain dan staf kedua tim berdiri untuk menghormati lagu kebangsaan masing-masing.

Saat lagu kebangsaan Brasil Hino Nacional Brasileiro dikumandangkan, terlihat seluruh staf dan pemain dengan khidmat mendengarkannya dan menyanyikannya. Bahkan pelatih Luiz Felipe Scolari ikut bernyanyi.

Di antara 11 pemain inti Brasil yang berbaris di lapangan, tampak Neymar yang paling emosional mendengarkan lagu kebangsaan Brasil. Saking emosionalnya, Neymar tampak menyeka air matanya saat lagu kebangsaan itu selesai dikumandangkan.

Namun sayang, dalam laga tersebut, Neymar cs gagal memenangkan pertandingan. Gempuran-gempuran pemain Brasil digagalkan kiper Meksiko Guillermo Ochoa yang tampil gemilang dalam pertandingan itu.


Bahkan Ochoa sempat membuat penyelamatan terbaik saat mengantisipasi tandukan Neymar. Ochoa terbang ke arah kanan gawang dan menepis bola yang hampir masuk ke gawang itu. Pertandingan pun berakhir imbang 0-0.

Fabio Capello Puas Dengan Penampilan Rusia

Fabio Capello Puas Dengan Penampilan Rusia

Meskipun hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Korea Selatan, pelatih RusiaFabio Capello tetap menyatakan rasa puas.

Sebuah blunder dari Igor Akinfeev membuat Rusia tertinggal lebih dahulu. Namun usaha untuk menyamakan skor sukses dilakukan Rusia setelah Aleksandr Kerzhakov menjebol gawang Korea Selatan.

"Kami memainkan pertandingan yang solid dan saya puas dengan kinerja kami. Para pemain saya bereaksi dengan baik setelah tertinggal," ujarnya.

"Meski begitu, saya sedikit kecewa karena kami seharusnya bisa memenangkan pertandingan. Kami sangat tegang di awal dan kami tak bisa memainkan sepakbola yang biasa kami lakukan," tandasnya

Pelatih Chile Waspadai Kebangkitan Spanyol

Pelatih Chile Waspadai Kebangkitan Spanyol

Pelatih ChileJorge Sampaoli mengingatkan anak asuhnya akan ancaman yang bisa diberikan oleh Spanyol pada bentrokan kedua tim, Kamis (19/6) dini hari nanti.

Spanyol memang diprediksi akan tampil berbeda setelah kekalahan telak 1-5 dari Belanda di laga perdana. Tak ingin anak asuhnya menjadi pelampiasan Spanyol. Sampaoli pun tak mau jemawa meskipun di laga pertama mereka menang 3-1 atas Australia.

"Saya pikir pemain Spanyol sangat berpengalaman, sangat dewasa, jadi mungkin mereka akan bermain lebih baik daripada saat melawan Belanda. Saya pikir mereka akan sulit dikalahkan, jangan lupa mereka adalah salah satu tim terbaik dunia," ujarnya.

"Saya yakin pertandingan nanti akan sangat berbeda karena Spanyol benar-benar kuat dan saya cukup yakin pelatih Spanyol akan memiliki beberapa strategi," tandasnya

Xavi Hernandez: Manchester City Mau Lionel Messi? Lupakan Saja

EKSKLUSIF - Xavi Hernandez: Manchester City Mau Lionel Messi? Lupakan Saja

Xavi Hernandez berkeyakinan bahwa Lionel Messi tak akan pernah menanggalkan seragam Barcelona dan karena itu Manchester City, atau klub-klub lainnya, sebaiknya melupakan niatan merekrut rekan setimnya itu.

Messi, yang dipandang Xavi sebagai pemain terhebat sepanjang masa, telah membela tim utama Blaugrana sejak satu dasawarsa silam dan menyumbangkan total 351 gol sejauh ini, tapi performanya belakangan menurun dan itu diduga karena ia kesulitan memenuhi tuntutan taktik pelatih Gerardo "Tata" Martino.

Hal tersebut kemudian berujung dengan spekulasi bahwa bintang Argentina itu mulai membuka diri terhadap opsi untuk berganti klub, dengan Man. City diklaim siap menebus klausul pelepasannya sebesar €200 juta.

"Tentu saja akan selalu ada berita tentang sang pemain terbaik di dunia dan menurut saya pemain terbaik sepanjang masa, tapi Manchester City dan tim mana pun boleh melupakan rencana tentang mendatangkan Messi," kata Xavi secara eksklusif kepada Goal.

"Tak ada nilai transfer yang bisa menjadikan ini kesepakatan bagus untuk Barcelona, dan semua orang yang mengenalnya tahu bahwa ia mencintai klub ini dan ia telah menegaskan ia tak pernah ingin pergi."

El Barca akan menjamu The Eastlands di Camp Nou malam ini di leg kedua fase 16 besar Liga Champions dengan mengantungi keunggulan sementara 2-0. Meski tetap waspada, Xavi optimistis tim akan mampu menyegel tiket perempat-final.

"Hasil di Manchester bagus, tapi kami tahu ini belum selesai, dan seluruh pemain mengerti 90 menit ini akan sangat sulit. Di Inggris mereka [City] telah berkali-kali menunjukkan kemampuan untuk mencetak empat atau lima gol dalam satu laga, jadi kami harus menghormati talenta serangan mereka dan kemampuan para pemain mereka."

"Kami percaya diri bisa lolos, tapi harus menghormati mereka sebagai tim bagus dan menyadari tugas belum selesai," pungkas sang jenderal lapangan tengah.