Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Sepuluh Klub Terboros Di Bursa Transer Musim Panas Ini


Barcelona menjadi klub terboros dj Eropa sejauh ini, dengan Liverpool yang berada di urutan kedua, Real Madrid ketiga dan Chelsea di posisi kelima.

Klub raksasa La Liga, Barcelona, menjadi yang paling boros ketimbang tim-tim lainnya di Eropa untuk bursa transfer musim panas ini. Itu semua terjadi berkat kedatangan Luis Suarez dan sejumlah rekrutan lainnya.

Blaugrana sudah mengalami musim panas yang sibuk, di mana mereka mendatangkan Claudio Bravo dan Marc-Andre ter Stegen untuk posisi bawah mistar, Jeremy Mathieu dan Thomas Vermaelen di lini belakang, Ivan Rakitic di lini tengah dan andalan Uruguay di lini depan.

Total uang yang mereka keluarkan menyentuh angka €153 juta selagi Liverpool membuntuti mereka dengan selisih €22 juta.

The Reds mendapatkan pemasukan sebesar €88 juta dari hasil penjualan Suarez serta kembalinya mereka ke ajang Liga Champions, yang disertai dengan ambisi penambahan amunisi selama musim panas.

Adam Lallana, Dejan Lovren dan Rickie Lambert semuanya bergabung dari Southampton, Lazar Markovic didatangkan dari Benfica dan Emre Can merapat dari Bayer Leverkusen.

Total pengeluaran mereka adalah €131 juta, atau €40 juta lebih banyak ketimbang rival terdekatnya di Liga Primer.

Di posisi ketiga ada Real Madrid yang masuk dalam daftar setelah klub penghuni Santiago Bernabeu itu membelanjakan uang €120 juta yang dimiliki. Sang raksasa Spanyol mengalami musim panas yang 'gila' dengan mendatangkan tiga pemain yang tampil gemilang di Piala Dunia 2014: Keylor Navas, Toni Kroos dan James Rodriguez.

Di belakang Los Blancos, ada rival sekota Atletico Madrid. Sang juara La Liga memang kehilangan sejumlah pemain kunci, tapi mereka berhasil mengakuisisi Mario Mandzukic, Antoine Griezmann dan yang lainnya yang jika ditotal mencapai angka €101,5 juta.

Sepuluh Klub Terboros Di Bursa Transfer Musim Panas 2014
KLUBLIGATOTAL BELANJA
BarcelonaLa Liga
€153 juta
LiverpoolLiga Primer
€131 juta
Real MadridLa Liga
€120 juta
Atletico MadridLa Liga
€101,5 juta
ChelseaLiga Primer€93,5 juta
ArsenalLiga Primer€77 juta
Manchester UnitedLiga Primer€73,5 juta
Manchester CityLiga Primer€65,5 juta
SouthamptonLiga Primer€58 juta
PSGLigue 1
€49,5 juta

Salah satu tim yang berhasil mengeluarkan talenta dari Vicente Calderon adalah Chelsea, yang berhasil mendapatkan Diego Costa dan Filipe Luis dari ibu kota Spanyol, sementara Cesc Fabregas mereka dapatkan dari Barcelona untuk menggenapkan total belanja mereka di kisaran €93,5 juta.

Dari Inggris, Arsenal menjadi tim di urutan keenam setelah membeli Alexis Sanchez, Calum Chambers, Mathieu Debuchy dan David Ospina untuk sejumlah €77 juta.

Manchester United yang mengalami kekecewaan di musim lalu menegaskan ambisi mereka untuk kembali ke empat besar dengan merekrut Ander Herrera dan Luke Shaw, yang jika ditotal menyentuh angka €73,5 juta.

Alokasi belanja Manchester City sebagian besar dipakai untuk membayarkan denda Financial Fair Play, namun mereka tetap sanggup mengeluarkan uang mencapai €65,5 juta, dengan porsi terbanyak untuk menebus Eliaquim Mangala dari FC Porto.

Southampton telah kehilangan banyak pemainnya di musim panas ini, namun mereka tidak lupa untuk aktif dan membelanjakan uang yang mereka dapat dengan merekrut Dusan Tadic, Shane Long, Graziano Pelle dan lainnya setotal €58 juta.

Klub terakhir yang menghuni sepuluh besar adalah Paris Saint-Germain. Meski Les Parisiens juga dikenai sanksi FFP, hal itu tidak cukup untuk menghentikan niatan mereka dalam mendatangkan David Luiz di angka €50 juta.

Yang menarik, raksasa Jerman Borussia Dortmund menghuni urutan ke-11 sementara AS Roma berada satu tingkat di bawahnya.

Sumber : www.Goal.com

Sembilan pemain Chelsea dipaksa menelan kekalahan di kandang Aston Villa dengan skor 1-0 berkat gol Fabian Delph.

Willian Ashley Westwood Aston Villa Chelsea EPL 03152014

Chelsea dipaksa pulang dengan tangan hampa dari Villa Park setelah skuat asuhan Jose Mourinho ditaklukkan dengan skor 1-0 oleh Aston Villa.

Hal itu membuat The Blues terancam kehilangan posisi puncak dari Manchester City yang terpaut enam angka, tetapi memiliki tabungan tiga pertandingan. Sementara itu, Villa menjauh dari zona degradasi berkat kemenangan krusial ini.


Babak Pertama

Aston Villa dan Chelsea masih meraba-raba taktik kedua tim, namun tim tuan rumah sudah memperlihatkan permainan keras sejak awal laga. Bahkan terjadi dua pelanggaran keras di lima menit paruh pertama, di mana salah satunya membuahkan kartu kuning kepada Baker.

Kedua tim masih kesulitan menembus lini pertahanan masing-masing lawan di 30 menit pertama pertandingan, hanya tendangan jarak jauh Willian dan juga sepakan Oscar di kotak penalti yang berpotensi bahaya, tetapi akurasi yang kurang maksimal membuat peluang itu sia-sia.

Sementara itu peluang terbaik Aston Villa tercipta di menit ke-39, Cristian Benteke melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti, dan nyaris tercipta gol sensasional seandainya arahnya tidak melenceng tipis dari gawang yang dikawal Petr Cech.

Nemanja Matic sebenarnya mampu mencetak gol di menit ke-42 melalui tembakan jarak dekat usai memanfaatkan tendangan penjuru, tetapi gol tersebut akhirnya dianulir wasit setelah pemain asal Serbia itu terlihat menghentikan bola dengan tangannya terlebih dahulu.

Kedudukan imbang tanpa gol akhirnya tetap bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda jeda pertandingan.

Babak Kedua

Chelsea langsung melakukan serangan ke pertahanan Villa, dan baru lima menit berjalan, tercipta kemelut di depan gawang tuan rumah, namun kedisiplinan lini belakang membuat Chelsea kembali gagal memanfaatkan peluang tersebut.

The Blues terus memberi tekanan tetapi penampilan gemilang bek Villa dan juga kiper Brad Guzan membuat tuan rumah mampu menjaga gawangnya dari kebobolan.

Terus menekan, The Blues nyaris kebobolan di menit ke-66, berawal dari tembakan Torres yang dihadang, membuahkan serangan balik cepat oleh Villa yang kemudian diakhiri oleh tendangan Benteke, beruntung bola melenceng sehingga gawang Cech terhindar dari kebobolan.

Bahkan nasib Chelsea harus menjadi lebih buruk dua menit berselang, Willian dianggap melakukan pelanggaran terhadap Delph dan mendapatkan kartu kuning kedua sehingga ia harus menyudahi pertandingan dengan lebih cepat.

Tetapi meski dengan sepuluh pemain, The Blues tetap agresif dalam melakukan serangan meski beberapa kali harus menghadapi resiko serangan balik cepat dari Villa.

Pada menit ke-79, Andre Schurrle dijatuhkan di dekat kotak penalti sehingga membuahkan peluang untuk tim tamu. Tetapi sayang eksekusi Hazard masih lemah dan kurang terarah sehingga kedudukan masih imbang tanpa gol.

Kebuntuan akhirnya pecah tiga menit berselang, diawali dengan serangan balik Villa sukses mengubah skor menjadi 1-0 melalui tendangan cerdik Delph memanfaatkan umpan silang mendatar Weimann dari sisi kanan pertahanan The Blues.

Tertinggal satu gol membuat Chelsea meningkatkan intensitas serangan tetapi Villa yang unggul jumlah pemain mampu meredamnya, bahkan mereka sempat nyaris menambah gol seandainya tembakan keras Delph tidak dapat diantisipasi dengan baik oleh Cech.

Chelsea semakin frustrasi dan itu tampak di menit terakhir injury time ketika Ramires dikartu merah karena menginjak pemain lawan dan pelatih Jose Mourinho diusir wasit karena protes yang berlebihan. Kedudukan 1-0 akhirnya bertahan hingga pertandingan berakhir.


Susunan Pemain

Aston Villa: Guzan, Bacuna, Vlaar, Baker, Bennett, Westwood, Delph, El Ahmadi, Weimann, Benteke, Agbonlahor 

Chelsea: Cech, Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta, Ramires, Matic, Willian, Oscar, Hazard, Torres

sumber : http://www.goal.com/id-ID/match/109609/aston-villa-vs-chelsea/report 

Panggung Pembuktian Terakhir Eto'o?

Samuel Eto'o.(foto:IST) 
 
Rumor Samuel Eto’o bakal merapat ke Stamford Bridge benar-benar menjadi kenyataan. Pemain Kamerun jebolan akademi Real Madrid itu kini siap memberi warna baru di lini serang The Blues.

Kehadiran Eto’o di Chelsea, akan membuat tim-tim rival meningkatkan level waspada saat bertarung dengan London Biru. Bukan berarti, striker-striker yang sebelumnya menghuni skuad Chelsea kurang menakutkan, tapi nama besar Eto’o jelas wajib diperhitungkan secara khusus.

Di klubnya yang terakhir, Anzi Makhachkala 10 gol ia sumbang dalam 25 penampilannya di Liga Rusia. Total musim lalu, mantan striker Barcelona tersebut mengoleksi 21 gol dari 44 kali bermain di semua ajang di klub kaya itu. Bukti Eto’o belum habis, meski pamornya seolah redup karena menyisih ke liga yang kurang disorot dunia.

Memang, perlu dicatat, Premier League merupakan salah satu liga yang paling ketat di Eropa, tapi bukan berarti orang bisa begitu saja membuat kalkulasi bahwa Eto’o tidak akan bisa lebih sukses seperti saat berada di Spanyol, Italia, atau Rusia, dengan umurnya yang tak lagi muda, 32 tahun.

Jose Mourinho, pelatih baru Chelsea, masih memendam harapan melihatnya kembali bersinar. Mou punya keyakinan bahwa sosok Eto’o bisa membantunya mewujudkan ambisi menjadi jawara di Premier League, sekaligus menaklukkan Eropa.

Tak perlu pikir panjang bagi Mou untuk memutuskan mendatangkan Eto’o ke Stamford Bridge. Padahal, usianya bisa dikategorikan veteran. Chelsea sendiri sebelumnya membuang talenta uzur di lini depan, meski tenaganya masih garang, seperti Didier Drogba. Ikon Chelsea, Frank Lampard pun sempat masuk daftar transfer. Bos Roman Abramovic konon lebih tertarik mengisi skuad The Blues dengan kaki-kaki yang masih segar.

Eto’o sepertinya menjadi pengecualian. Kebijakan mengabaikan pemain veteran, tidak berlaku bagi Mou. Untuk sementara Abramovic harus mengalah dan memberi kebebasan kepada pria Portugal itu untuk menyusun rencana-rencananya musim ini.

Apalagi, Chelsea kabarnya akan melepas Fernando Torres di jendela transfer musim ini. Pasalnya, striker Spanyol ini tak jua memberikan kontribusi yang diharapkan, sejak direkrut dari Liverpool pada 2011 dengan 40 juta pounds.

Bila tidak hengkang, nasib Torres kemungkinan besar tetap lebih banyak dihabiskan di bangku cadangan. Karena secara eksplisit Mou pun tak merasa impresif dengan striker Spanyol yang dibesarkan Atletico Madrid itu.

Sebelum Eto’o hadir, Demba Ba menjadi pilihan dibanding Torres. Perannya tentu akan semakin tergerus setelah striker Kamerun 32 tahun itu mendarat di London. Kini tinggal Eto’o membuktikan diri bisa membayar kepercayaan Mou dan mengulang sukses seperti ketika di Barcelona dan Inter Milan. Sekali lagi Premier League adalah arena yang berbeda.

Eto’o memang pernah uring-uringan saat dilatih Mou ketika menjadi bagian dari Inter Milan, 2010 lalu. Perannya sebagai ujung tombak, diusik Mou. Pelatih Portugal itu menggesernya ke posisi sayap. Toh, setelah Mou hengkang, suasana hatinya berubah. Belakangan, Eto’o justru berterima kasih, karena kebijakan Mou itu membuatnya memahami peran lain di lapangan sehingga merasa lebih komplet.Dengan kembali bekerja sama dengan Mourinho, Eto’o tentu paham konsekuensinya.

Kesempatan merumput di Inggris jelas tidak bisa menjadi arena transisi, seorang pemain sebelum benar-benar gantung sepatu. Inggris bukan Qatar, China atau Amerika Serikat. Mungkin inilah misi terakhir pemain terbaik Afrika empat kali ini dalam kariernya. Menaklukkan liga domestik termegah dunia, Premier League.

Jordi Ardevol: Messi Tak Boleh Main Sebelum Fit 100%



Messi seharusnya tak main sebelum pulih sepenuhnya.

 Bagi mantan kepala tim medis ini, cedera sang penyerang adalah konsekuensi dari cedera paha yang pertama kali ia alami musim lalu, saat ia keluar masuk tim setelahnya.

Mantan ketua tim medis Barcelona Jordi Ardevol mengungkapkan bahwa Lionel Messi seharusnya tak dibiarkan bermain sebelum pulih benar pada musim panas lalu. Pemain Argentina ini dipastikan absen sekitar enam hingga delapan pekan karena femoral bisep kaki kirinya robek saat ia tengah beraksi melawan Real Betis.

Bagi mantan kepala tim medis ini, cedera sang penyerang adalah konsekuensi dari cedera paha yang pertama kali ia alami musim lalu, saat ia keluar masuk tim setelahnya.

"[Dulu] seharusnya Messi belum kembali, tidak sampai ia pulih 100%," ujarnya pada Esports Cope. "Itulah yang akan saya lakukan, walau lebih mudah untuk mengatakannya saat Anda ada di luar."

"Bagaimanapun juga, banyak faktor yang mempengaruhi - keinginan untuk bermain secepatnya, kebutuhan tim, tekanan dari lingkungan baik tim maupun secara komersial, dan tentunya bayangan Piala Dunia. Banyak hal di klub yang harus daitur juga sehingga semuanya makin rumit."

"Kembali ke performa terbaik? Anda harus menempatkannya di titik nol. Dengan waktu penyembuhan yang dibutuhkan dan dengan program pelatihan khusus. Mulai dari nol diperlukan agar bisa kembali ke kondisi optimal," tandasnya

Sumber :  http://www.goal.com

Mereka yang Berpeluang Lolos ke 16 Besar

Foto: Ist 
 
JAKARTA – Tengah pekan ini, kompetisi Liga Champions akan memanggungkan matchday keempatnya di babak penyisihan grup. Sejumlah klub berpeluang menggenggam tiket lolos ke babak 16 besar. Siapa saja mereka?

Real Madrid menjadi salah satu tim yang berpeluang mengyegel tiket lolos ke babak berikutnya. El Real (poin 9) yang memimpin klasemen sementara Grup B dengan rekor 100 persen kemenangan di tiga laga, akan lolos apabila sukses menaklukkan Juventus (2) di Turin, Rabu (6/11/2013) dini hari nanti.

Hasil imbang juga bisa membawa Los Blancos melaju ke fase knock out. Namun, syaratnya, di pertandingan lain, FC Copenhagen (1) gagal mengalahkan Galatasaray (poin 4).

Di Grup C, raksasa Prancis Paris Saint Germain juga punya rekor 100 persen. Dengan koleksi 9 poin, PSG juga berpeluang besar lolos di matchday keempat ini. Kemenangan atas tim semenjana, Anderlecht dipastikan bakal mengantar Zlatan Ibrahimovic dkk lolos ke babak 16 besar untuk kali kedua secara beruntun.

Juara bertahan Bayern Munich juga berpeluang lolos dari Grup D, karena memiliki rekor 100 persen menang di tiga laga awal. Bayern akan lolos ke babak 16 besar apabila mampu menang lawan Viktoria Plzen, sementara CSKA Moskow gagal meraup poin maksimal saat menghadapi Manchester City.

Hasil imbang kontra Plzen juga bisa membawa anak-anak asuhan Pep Guardiola lolos. Syaratnya, CSKA kalah dari City. Sementara, Manchester City yang menghuni posisi dua klasemen sementara dengan 6 poin, juga bisa lolos ke babak 16 besar, asalkan menang lawan CSKA.

Selanjutnya, Atletico Madrid juga bisa menjadi wakil pertama di Grup G yang lolos ke fase knock out. Untuk lolos, Atletico yang juga punya rekor 100 persen punya dua skenario, yakni; menang lawan Austria Wien, atau imbang namun di pertandingan lain Zenit St Petersburg mengalahkan FC Porto.

Terakhir, klub yang berpeluang lolos ialah Barcelona di Grup H. Blaugrana akan menggenggam tiket lolos apabila menang saat menjamu AC Milan di Camp Nou, Kamis (7/11/2013).

Well, siapa tim yang akan memastikan tiket lolos pada matchday keempat ini? Saksikan duel-duel seru Liga Champions pada Rabu dan Kamis dini hari nanti, mulai pukul 02:45 WIB.

Rabu (6/11/2013) dini hari:

02:45 WIB: Shakhtar Donetsk  vs Bayer Leverkusen
02:45 WIB: Real Sociedad vs Manchester United
02:45 WIB: Juventus vs Real Madrid
02:45 WIB: FC Copenhagen vs Galatasaray
02:45 WIB: Paris Saint-Germain vs RSC Anderlecht
02:45 WIB: Olympiakos Piraeus vs Benfica
02:45 WIB: Manchester City vs CSKA Moskow
 02:45 WIB: Viktoria Plzen vs Bayern Munich

Kamis (7/11/2013) dini hari:
00:00 WIB: Zenit vs Porto
02:45 WIB: FC Basel vs Steaua Bucure?ti
02:45 WIB: Chelsea vs Schalke 04
02:45 WIB: Borussia Dortmund  vs Arsenal
02:45 WIB: Napoli vs Olympique de Marseille
02:45 WIB: Atlético Madrid vs FK Austria Wien
02:45 WIB: Ajax vs Celtic
02:45 WIB: Barcelona vs Milan

RvP: Ini Kemenangan Besar!

Gol Manchester United.(foto:Phil Noble/Reuters)

MANCHESTER – Manchester United berhasil mengalahkan Arsenal pada laga Sunday Bigmatch di Stadion Old Trafford. Yang jadi sorotan, kemenangan United ditentukan mantan pemain yang pernah merumput di Emirates Stadium, Robin van Persie.

Gol tunggal yang diciptakan RvP mendongkrak The Red Devils ke posisi lima klasemen, hanya selisih enam poin di bawah Arsenal yang memuncaki klasemen sementara.  Hasil ini membuat RvP semakin yakin bahwa timnya mampu meraih gelar juara yang selama ini menjadi tradisi di Setan Merah.

“Kami pernah berada di bawah dengan 11 poin, jadi sekarang kami berada di posisi yang baik. Ini adalah kemenangan besar, enam poin yang berarti. Saya selalu berfikir posistif dan saya sangat bersyukur kami menang hari ini,” ucap Persie kepada situs resmi Manchester United, Senin (11/11/2013).

Mantan pemain The Gunners 2004-2012 ini juga memuji kapten Wayne Rooney,  Man of The Match, di situs resmi dan akun Twitter Manchester United, atas tendangan sudut yang mampu ia eksekusi dengan sempurna pada menit ke- 27.

“Tendangan sudut yang baik dari Wayne, setelah saya lanjutkan dengan sundulan saya, yang saya kira menghantam pundak, tapi itu tak jadi masalah. Ini adalah gol yang baik dan saya sangat senang mencetak gol. Wayne (Rooney) pemain hebat dan dia bekerja dengan keras seperti pemain lainnya hari ini. Saya rasa tidak cukup kuat dengan hanya mengandalkan kemampuan individual beberapa pemain dalam suatu permainan, saya rasa anda akan kuat sebagai tim dan inilah yang kami lakukan hari ini,” ujar pemain bernomor punggung 20 itu.

 Melihat stastistik permainan, sebenarnya lebih menguntungkan kubu Arsene Wenger (60), namun hal tersebut tidak menyurutkan kerjasama United, yang hanya satu kali dikalahkan oleh Meriam London selama tujuh kali pertemuan di Premier League.

“Saya rasa kami memberikan yang terbaik di babak kedua, kami sedikit di bawah tekanan tanpa menemui banyak tantangan. Kami memiliki dua kesempatan: satu untuk Wayne Rooney dan satu bagi Chris Smalling. Ini bukanlah pertandingan yang memberikan banyak kesempatan, tapi hanya satu taktik dan kami menyikapinya dengan tepat,” lanjutnya.

Pemain internasional Belanda ini juga tidak lupa memberikan ucapan terima kasihnya kepada fans atas dukungan yang tak pernah surut dan menjadi pemain ke- 12 di Old Trafford.

“Para suporter sangat luar biasa, mereka benar-benar mendukung kami dan menjadi pemain ke- 12. Sejak saya di sini, ini benar-benar menjadi hal yang tak terbayangkan. Jadi sekali lagi terima kasih untuk para fans,” tutupnya.

Andik Jadi Berita Utama di Jepang





Andik Jadi Berita Utama di Jepang

Andik Vermansyah menghiasi headline media-media di Indonesia sudah menjadi hal yang biasa. Kali ini pemain lincah itu muncul di headline surat kabar Jepang, Sannichi, pada Senin, 7 Oktober 2013. Tidak hanya berita tentang Andik, foto pemain penyerang sayap itu juga terpampang dengan ukuran besar. "Ikut Latihan Tiba-tiba Mencetak Gol", bunyi headline surat kabar Sannichi seperti dilansir Sportsatu.com.

Andik tengah menjalani trial di Ventforet Kofu pada 6-10 Oktober 2013. Di pertandingan pertamanya bersama tim cadangan Ventforet, pemain berusia 21 tahun itu mencetak satu gol ke gawang Shimizu S-Pulse.

Meski gagal menghindarkan Ventforet dari kekalahan, performa Andik di laga tersebut langsung menjadi sorotan. Andik langsung jadi buruan sejumlah jurnalis lokal setelah pertandingan berakhir.

Pemain timnas Indonesia itu hanya bermain satu babak dalam laga bertajuk uji coba tersebut. Meski begitu, Andik berhasil memperlihatkan potensinya. Andik sendiri baru tiba sehari sebelum laga itu dihelat, dan baru menjalani satu kali latihan bersama Ventforet.

Satu golnya ke gawang Shimizu jadi modal berharga bagi Andik di trial kali ini. Sebelumnya, Andik pernah menjalani hal yang sama di klub Major League Soccer, DC United.

Busquets Siap Sambut Reina di Barcelon

Busquets Siap Sambut Reina di Barcelona

Pemain gelandang Barcelona, Sergio Busquets, mengutarakan sangat senang jika Pepe Reina menjadi rekan setimnya di musim depan. Reina dikabarkan menjadi salah satu kandidat pengganti Victor Valdes, yang habis kontrak pada Juni 2014 mendatang.

“Dia (Reina) adalah kiper hebat. Jika dia datang ke sini (Barcelona), itu akan menjadi hal yang sangat bagus,” kata Busquets kepada COPE Radio, seperti dilansir Sky Sport, Rabu, 9 Oktober 2013.

Kiper Liverpool itu saat ini sedang dipinjamkan ke Napoli selama satu musim. Reina sejatinya adalah fans Barca. Pasalnya, pemain kelahiran Madrid itu jebolan La Masia--sebutan akademi Barcelona--sejak 1988. Ia dipromosikan ke tim senior pada 2000, kemudian hengkang ke Villarreal pada 2002.

Meski mengaku senang jika Reina kembali, Busquets berharap fans Barca tetap mendukung Valdes, dan menghargai keputusan kiper berkepala plontos itu. Valdes telah berulang kali menegaskan tak akan memperpanjang kontraknya di Camp Nou. “Kami hanya bisa memiliki dia samapi akhir musim ini,” ujar Busquets.

Reina sendiri mengaku akan sangat bahagia andai dirinya bisa kembali ke klub lamanya. “Ini akan menjadi hal yang sangat luar biasa untuk kembali ke Barcelona,” kata Reina. “Saya sangat senang ketika mengetahui nama saya sedang dibicarakan.

Neymar: Lionel Messi Selalu Penting

Neymar: Lionel Messi Selalu Penting
Terlepas dari hasil positif yang terus diraih, skuat Barca tetap merindukan kehadiran Lionel Messi di lapangan

Ketiadaan Lionel Messi tak menghalangi Barcelona untuk melanjutkan rentetan kemenangan, namun bukan berarti tim tak merasakan kehilangan sang andalan asal Argentina.

Seperti diakui Neymar, Si Kutu selalu memiliki makna penting untuk The Catalans dan terlepas dari hasil positif yang terus diraih, skuat Barca tetap merindukan kehadiran Messi di lapangan.

"Messi selalu penting. Bagi semua orang dia adalah pemain terbaik di planet ini," kata Neymar kepadaMarca.

Sabtu (5/10) lalu, Blaugrana menggilas Valladolid 4-1 untuk memetik kemenangan kedua berturut-turut tanpa Messi, yang tengah terbelit cedera paha.

Neymar membuat satu gol dalam laga tersebut berkat assist Alexis Sanchez, sementara winger Cili yang disebut terakhir mengemas sepasang gol yang satu di diantaranya lahir dari umpan Neymar.

"Saya sangat senang dengan performa seluruh tim. Alexis benar-benar mulai memahami saya, tapi tim selalu yang terpenting," komentar Neymar.

Tripoin atas Valladolid menjaga kesempurnaan Barcelona yang masih menguasai tampuk pimpinan klasemen La Liga musim ini, setara dalam jumlah poin dengan Atletico Madrid. 

FOKUS: Lima Bintang Indonesia Yang Layak Berkiprah Di J-League

Boaz Solossa memilki kematangan untuk mencicipi J-League
Lima pemain Indonesia yang layak bermain di J-League menurut redaksi Goal Indonesia.
Sudah bukan rahasia jika Andik Vermansah memastikan diri untuk menjalani trial selama sepekan bersama Ventforet Kofu. Bakat pemain Persebaya Surabaya ini rupanya menarik minat klub J-League tersebut untuk menjajal kemampuannya bersama tim reserve menghadapi Shimizu S-Pulse di Kofu, Minggu (6/10) lusa.

Namun bakat sepakbola di tanah air bukan hanya Andik, sejumlah nama dinilai pantas oleh redaksi Goal Indonesia untuk mendapat kesempatan berkiprah di luar Asia Tenggara, terutama J-League. Mereka terdiri dari paduan pemain berpengalaman maupun pemain muda yang mulai unjuk gigi di pentas sepakbola nasional.

Tak bisa dimungkiri kalau Jepang memiliki kompetisi yang jauh lebih baik daripada Indonesia. Reputasi Jepang dalam sepakbola pun sudah sangat besar di Asia dan sudah pula dikenal di dunia. Wajar jika J-League menjadi target realistis bagi pemain tanah air untuk mengembangkan karier di level internasional. Kesempatan yang diberikan J-League kepada Andik telah pula membuka pintu kepada pemain-pemain Indonesia lain untuk berkiprah di kompetisi dengan level yang lebih tinggi.

Berikut lima nama yang dinilai layak untuk berkiprah di J-League, menurut Goal:

Boaz Solosssa
(Striker, 27 tahun)

Bakat Boaz sudah lama menarik minat beberapa klub luar negeri. Kami juga menganggap dia telah pantas untuk menjajal kompetisi mancanegara, terlebih dengan usianya yang terbilang sudah berada di puncak karier. Ia kerap menjadi topskor di kompetisi domestik, selalu dipercaya mengisi skuat tim nasional Indonesia, dan sosok yang makin dewasa sebagai kapten Persipura maupun timnas. Semuanya alasan kuat untuk berangkat ke J-League.


Ahmad Bustomi
(Gelandang, 28 tahun)

Indonesia sempat lama merindu sosok lini tengah seperti Bustomi. Gaya mainnya sangat cocok dengan tuntutan sepakbola masa kini. Ia mampu mengatur ritme permainan di lini tengah serta menjadi penghubung antara lini belakang dan depan. Fisiknya pun masih terbilang bugar untuk bermain penuh selama 90 menit. Semoga pemain yang sempat dirumorkan akan berkiprah ke J-League ini mampu mewujudkan misi itu dalam waktu dekat, mengingat usianya sudah 28 tahun.


Evan Dimas
(Gelandang, 18 tahun)

Pemuda yang sedang naik daun dan makin dikenal ini menjadi sosok yang inspiratif bagi timnya kala menjuarai Piala AFF U-19 lalu. Ia bisa mendikte ritme permainan di lini tengah dan juga baik dalam meredam serangan. Kepercayaan dirinya untuk melakukan spekulasi sepakan jarak jauh pun kerap berbuah gol. Di usia muda ini, rasanya pergi ke Jepang adalah jalan yang baik. Tidak soal bermain di J1 atau J2 karena pilihan apa pun merupakan destinasi sempurna guna mematangkan permainan. Apalagi pengalaman Evan mengikuti program Nike The Chance di Barcelona dapat menjadi bekal bagus untuk bermain di luar negeri.


Rasyid Bakri
(Gelandang, 22 tahun)

Postur mungil tak menjadi kendala bagi dirinya menjadi petarung di lini tengah. Layaknya gelandang kelahiran Makassar lainnya yang dikenal fans sepakbola tanah air, Rasyid sangat rajin naik turuna membantu serangan dan pertahanan. Kegigihan dan mobilisasi seperti itu mumpuni untuk membawanya ke level yang lebih tinggi. Tak perlu buru-buru menembus divisi teratas J-League, karena dengan usia muda divisi bawah liga dapat menjadi batu loncatan yang baik bagi penggawa PSM Massar ini.


Kurnia Meiga
(Kiper, 23 tahun)

Meski usianya tergolong muda, Kurnia sudah memilki jam terbang tinggi di sepakbola Indonesia. Sosoknya tegas, punya kemampuan refleks hebat, dan tak canggung menegur seniornya di lini pertahanan supaya lebih fokus kala bertanding. Dengan pengalamannya, ia patut mencoba tantangan baru di level yang lebih tinggi lagi. Sejak uji coba melawan Belanda, posisi utama penjaga gawang timnas senior Indonesia mulai diperolehnya. Semua orang setuju kalau Kurnia dapat mempertahankan posisi itu untuk periode yang panjang. Kesempatan bermain di luar Asia Tenggara, terutama J-League, bakal menambah kemampuan dan predikatnya yang telah ada saat ini.

Djohar Arifin: Terima Kasih Garuda Jaya!

Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin bergembira dengan sukses yang diraih timnas Indonesia U-19 di ajang AFF U-19 Championship 2013. Menyusul kemenangan ini, Djohar berterima kasih atas perjuangan Evan Dimas dan kawan-kawan.

"Terima kasih pada para pemain dan pelatih. Mereka telah menggembirakan bangsa ini, khususnya keluarga dan orang tua mereka," ujar Djohar, pada Bola.net, usai laga ini.

"Para pemain dan pelatih ini adalah pejuang-pejuang bangsa," sambungnya.

Sebelumnya, dalam partai puncak AFF U-19 Championship 2013, Indonesia sukses memupus dahaga gelar mereka. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo ini, Skuat Garuda Jaya mengalahkan Timnas U-19 Vietnam 7-6 melalui adu penalti. Adu penalti wajib dijalani setelah dalam 2x45 menit plus tambahan waktu, kedua tim berbagi angka 0-0.

Lebih lanjut, Djohar menyebut permainan Skuat Garuda Jaya di laga ini luar biasa. Meski tertekan, anak asuh Indra Sjafri ini tampil pantang menyerah dan menunjukkan keunggulan stamina sampai laga usai.

"Luar biasa permainan mereka. Permainan kedua tim ini cepat dan melelahkan. Beruntung pemain kita memiliki stamina bagus," tandasnya

SBY Bangga Timnas U-19 Juarai Piala AFF U-19



SBY Bangga Timnas U-19 Juarai Piala AFF U-19

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian prestasi Timnas U-19 yang berhasil menjuarai Piala AFF U-19.

"Alhamdulillah Indonesia menang dalam pertandingan sepak bola Piala AFF U-19. Saya menyaksikan jalannya adu penalti dari Palembang," kata Presiden dalam akun twitternya @SBYudhoyono di Palembang, Senin (23/9) seperti dilansir Antara.

Kepala Negara bersyukur atas capaian tersebut dan memuji penampilan para pemain Garuda Muda. "Saya bersyukur. Saya bangga. Terima kasih para pahlawan sepak bola U-19. Anda semua telah mengharumkan nama Indonesia," tegas Presiden.

Dalam partai final Piala AFF U-19 di Stadion Sidoarjo, timnas Indonesia mengalahkan timnas Vietnam 7-6 melalui drama adu penalti setelah sebelumnya selama dua babak dan tambahan waktu pertandingan keduanya bermain imbang 0-0.

10 Fakta Unik Tentang El Clasico



1. Cules dan Merengues.

Suporter Barcelona sering disebut Cules, sedangkan Real Madrid terkenal dengan sebutah Merengues. Kenapa bisa? Saat Barcelona masih bermain di Stadion Calle Industria, penonton berjubel melebihi kapasitas. Sehingga, banyak yang duduk di tembok stadion yang mengelilingi lapangan. Orang-orang yang lewat hanya bisa melihat pantat-pantat dan punggung mereka. Maka, suporter Barcelona pun akhirnya populer dengan sebutan Cules yang dalam bahasa Catalan berarti pantat.

Sedangkan Madrid identik dengan warna serba putih. Mereka pun disebut Merengues, karena mengingatkan puding yang dibuat dari putih telur dan gula yang bernama "Merengues".

2. "Mes que un club".

Barcelona memiliki slogan "More than a club" (Lebih dari sekadar klub sepak bola). Sikap ini membuat "El Clasico" juga jadi dianggap lebih dari sekedar pertandingan sepak bola. Apalagi, El Barca adalah simbol Catalan yang selalu ingin merdeka. Bahkan, Catalan punya timnas sepak bola sendiri dan lagu kebangsaan sendiri.

Bahkan, masih sering dijumpai, pendukung Barcelona membentangkan spanduk berbunyi, "Catalonia is not Spain". Mereka tak mau mengakui sebagai bagian dari Spanyol. Mereka juga sering menyanyikan lagu kebangsaan Catalan setiap bertemu Madrid.

Suporter Madrid biasanya akan merespons dengan menyanyikan lagu kebangsaan Spanyol, "Que Viva Espana". Perang lagu kebangsaan ini juga terjadi pada final Copa del Rey di Stadion Mestalla beberapa waktu lalu.

3. Catalunia vs Castille

Barcelona dan Madrid merupakan dua kota terbesar di Spanyol. Hal itu saja sebenarnya sudah cukup untuk membentuk suatu rivalitas. Namun, mereka juga adalah tuan rumah dari dua daerah yang sangat berbeda baik secara kultur dan emosi. Dua kota tersebut juga menghasilkan dua 'mahzab' intelektual yang berbeda, dan tentu saja, berseberangan satu sama lain. Barcelona adalah Catalan, Madrid adalah Castillian. Orang-orang Catalan adalah masyarakat yang bebas, sedangkan Castille lebih seperti Keraton-nya Spanyol dan pusat pemerintahan.

Perseteruan memuncak ketika Jenderal Franco, orang Madrid, yang beraliran fasisme, ingin "membasmi" daerah Catalan. Jadi, ketika El Clasico digelar dan dimenangi Barcelona, ini merupakan kemenangan seluruh rakyat Catalunya dalam membebaskan diri dari tirani pusat. Jika yang menang adalah Real Madrid, berarti ini adalah kemenangan pemerintah dalam upaya menegaskan kekuasaannya.

4. Klub dari Liga Terbaik di dunia

Apapun konteks-konteks budaya yang terdapat pada duel El Clasico, duel yang berasal dari La Liga Primera, yang merupakan liga terbaik di dunia berdasarkan penilaian FIFA (dalam diskusi panjang lainnya, liga-liga lain mungkin saja muncul sebagai liga yang lebih baik, namun setidaknya La Liga adalah salah satu liga sepakbola terbaik di dunia), jadi seluruh perhatian insan sepakbola pasti tertuju ke sana.

5. Dua klub terbaik dari La Liga

Tidak hanya gengsi, namun dominasi kedua tim di La Liga merupakan jaminan panasnya pertandingan ini. Karena kedua tim biasanya berada di pucuk klasemen, maka hasil dari El Clasico menjadi sangat menentukan siapa yang akan merajai liga pada akhir musim. AC Milan vs Intermilan mungkin adalah derby perseteruan dua klub papan atas Serie A, tetapi di sana juga terdapat Juventus dan AS Roma untuk disaingi. Sehingga, kadang-kadang, tifosi merasa pertandingan AC Milan vs Juventus atau Intermilan vs AS Roma menjadi sama krusialnya.

Hal ini menjadikan signifikasi partai derby kota Milan agak berkurang. Lain halnya dengan Barcelona vs Real Madrid yang begitu menentukan. La Liga memang bukanlah pacuan dua "kuda" saja, tetapi selalu ada dua kuda berwarna "merah biru" dan "putih-putih" yang ikut serta. Dua kuda ini juga belum pernah terdegradasi ke divisi bawah (dan sepertinya tidak akan pernah, baik itu karena kualitas maupun lobi politik mereka yang kuat di Spanyol).

6. Dan pemain-pemain terbaik di dunia

Karena Barcelona dan Real Madrid merupakan dua di antara klub-klub terkaya di dunia, mereka selalu dihuni oleh pemain-pemain terbaik pula. maka, saat kedua tim bertemu maka itulah tempatnya para pemain terbaik dunia berkumpul

22 Fakta Menarik Tentang Derby Manchester

FOKUS: 22 Fakta Menarik Tentang Derby Manchester
Derby Manchester memiliki sejarah panjang dan sejumlah catatan menarik mengenai penyelenggaraannya.

Akhir pekan ini akan dilangsungkan derby Manchester untuk kali ke-164, dengan Manchester City menjamu Manchester United di Etihad Stadium.

Secara statistik, Manchester United masih unggul dari rival sekota mereka itu. United memenangi 68 pertemuan dan berhasil menahan imbang City di 50 laga. Sisanya, 45 pertandingan menjadi milik Sky Blues.

Namun selan catatan statistik tersebut, masih banyak lagi fakta menarik lain yang mengiringi laga ini. GOAL.com Indonesia menyajikan untuk anda 22 fakta derby Manchester.

Data & Fakta Derby Manchester

1. Sudah ada 163 derbi sejauh ini

2. Ryan Giggs menjadi pemain paling banyak memiliki rekor penampilan di laga derby Manchester, yaitu dengan 35 caps.
HEAD-TO-HEAD
Manchester City vs Manchester United

Kompetisi Kemenangan
City
Seri Kemenangan
United
Liga 40 49 58
Piala FA 3 0 6
Piala Liga 3 1 2
Community Shield 0 0 2
Total455068

3. Pertama kali dihelat pada 12 November 1881, saat West Gorton, tim yang menjadi cikal bakal Manchester City, menjamu Newton Heath, tim yang akan menjadi Manchester United. Hasilnya, 3-0 untuk kemenangan Heath.

4. Duel pertama kedua tim di bawah sinar lampu terjadi pada 26 Februari 1889, yaitu laga untuk memeringati bencana tambang batu bara Hyde.

5. Peter Schmeichel mencatat rekor tak terkalahkan di laga derby untuk kedua tim, meski tak sampai clean sheet. Kiper Denmark itu membela United pada 1991 hingga 1999 dan City pada musim 2002/03.

6. Steve Coppell bermain di 300 laga lebih buat Manchester United dan hanya 32 hari bergabung bersama Manchester City sebagai manajer.

7. Owen Hargreaves menjadi pemain terakhir yang pernah membela kedua klub. Pemain pertama yang melakukannya adalah Bob Milarvie, yang membela United pada 1890 hingga 1891 dan City pada 1891 hingga 1896.

8. Pada 1978, pemain Manchester City dan Manchester United bergabung menjadi satu tim untuk melakoni laga testimonial Colin Bell melawan gabungan tim dari Everton dan Liverpool dalam laga tim Manchester melawan tim Merseyside.

9. Kedua tim hanya dua kali menjadi juara satu dan dua di akhir musim. Yang pertama terjadi pada musim 1967/68 dengan Manchester City sebagai juaranya, dan yang kedua terjadi di musim lalu.

10. Manchester United memenangi 68 laga dari 163 laga derby, di mana 50 laga di antaranya berakhir dengan hasil imbang.

11. Manchester City tak pernah menang laga pemanasan pembuka musim tiap melawan Manchester United.
Kevin Keegan menjadi manajer terakhir Manchester City saat melakoni derby di Maine Road dan Shaun Goater mencetak gol ke-100 dan 101 di pertandingan tersebut.

12.
Joe Hayes dan Francis Lee, keduanya pemain Manchester City, tercatat sebagai pemain yang paling sering mencetak gol di laga derby ini, yakni sepuluh gol. Legenda United Bobby Charlton menempati peringkat kedua dengan sembilan gol.

13. Tiga laga semi-final dilakoni kedua klub, dua di antaranya di Piala FA dan satu lagi di Piala Liga, tapi keduanya tak pernah bertemu di laga final.

14. Manchester City menjadi tim pertama yang berhasil memenangi trofi juara pada 1904.

15. Pertama kali kedua tim bertemu di liga terjadi di musim 1894/95, dengan Newton Heath menang atas Manchester City dengan skor 5-2 di Hyde Road.

16. Kevin Keegan menjadi manajer terakhir Manchester City saat melakoni derby di Maine Road dan Shaun Goater mencetak gol ke-100 dan 101 di pertandingan tersebut.

17. Pada 1970, Denis Law mencetak gol lewat tendangan tumitnya melawan bekas klubnya Manchester United. Pertandingan kemudian dihentikan di tengah laga setelah suporter United masuk ke lapangan. Namun hasil pertandingan tetap.

18. Manchester United memenangi derby pertama dengan skor 5-1 pada 3 Oktober 1891.

19. Rekor penonton yang menyaksikan derby Manchester terjadi pada 20 september 1947, di mana 78 ribu penonton hadir di Maine Road, kandang City.

20. Sir Alex Ferguson sudah memimpin skuat Manchester United di 45 laga derby.

21. Derby Manchester tercatat pernah berlangsung di lima tempat berbeda. Selain Old Trafford dan City of Manchester, Hyde Road, Bank Street dan Maine Road pernah menjadi venue duel kedua tim ini.

22. Manchester United pernah tak memiliki kandang saat bertindak sebagai tuan rumah dalam derby Manchester ini. Hal ini terjadi pada 7 April 1948 dan 22 Januari 1949, di mana pada saat itu stadion Old Trafford masih direnovasi setelah rusak akibat Perang Dunia II. Maine Road menjadi markas sementara United pada saat itu.

Jalan Panjang Menuju Lisbon

Kemegahan Estadio do Sport Lisboa, bakal menjadi saksi bisu final Liga Champions 2013-2014 (foto: Uefa)KICK-off babak penyisihan grup Liga Champions tinggal hitungan jam. Sebanyak 32 tim bakal melakukan perjalanan panjang menuju Lisbon, - kota final Liga Champions 2013-2014.

Siapakah dua tim yang bakal menginjakkan kakinya di Estádio do Sport Lisboa untuk mengecap laga puncak, mungkin itu terlalu dini untuk diprediksi. Namun yang jelas dengan start yang bagus, bisa menambah percaya diri para kontestan.

Dalam matchday perdana ini, juara bertahan Bayern Munich bakal memulai perjuangan mereka di grup D untuk mempertahankan gelar juara dengan menjamu wakil Rusia, CSKA Moskow Rabu (18/9/2013) WIB.

Selain bertindak sebagai juara bertahan, Bayern juga merupakan favorit juara, meski telah berganti nakhoda, dari Jupp Heynckes ke Josep Guardiola. Sosok pelatih yang pernah menukangi Barcelona ini juga bakal menjadi ancaman para pesaingnya. Salah satu yang bisa dibuktikan adalah dengan meraih trofi Piala Super Eropa, di mana pasukan Guardiola mampu mengalahkan Chelsea yang saat ini telah ditukangi Jose Mourinho.

Selain embel-embel Guardiola, penampilan Bayern akan selalu ditakuti, karena materi pemain juara yang masih sama dengan musim lalu, plus dua masukan anyar nan bertalenta, Thiago Alcantara dari Barcelona dan Mario Gotze yang diboyong dari Borussia Dortmund.

Selain itu, dalam empat musim berlaga di ajang tertinggi Benua Biru ini, Bayern selalu lolos dari fase grup. Bahkan tiga kali mencapai partai final, di mana salah satu musimnya keluar sebagai juara.

Di grup D ini, Bayern satu tim dengan Manchester City. Berangkat sebagai runner up Premier League musim lalu, City bakal melakoni laga perdananya di fase grup ini dengan menyambangi Doosan Arena, markas Viktoria Plzen.

Dengan juru taktik baru, Manuel Pellegrini, dipastikan The Citizens bakal berupaya mencuri tiga poin, demi bisa memperlancar perjalanan mereka di Liga Champions musim ini. Fokus Pellegrini untuk Liga Champions bisa dibuktikan dengan persiapan yang matang.

Pada laga Premier League akhir pekan lalu, saat berhadapan dengan Stoke City, pelatih berpaspor Cile itu menyimpan beberapa pemain pentingnya sebagai starter, termasuk Sergio Aguero. Alhasil mereka ditahan oleh pasukan Mark Hughes itu tanpa gol.

Mundur ke grup C, ada tim kaya raya asal Prancis, Paris Saint Germain (PSG). Tim berjuluk Les Parisiens itu tampil gemilang dalam kompetisi musim lalu, sebelum dihentikan Barcelona di babak perempatfinal, hanya karena kalah produktivitas gol tandang dari Barca.

Seperti halnya Bayern dan City, PSG juga merupakan salah satu tim yang memiliki pelatih baru. Laurent Blanc secara resmi menggantikan posisi Carlo Ancelotti yang kini mengabdi bersama Real Madrid.

Bagaimana sepak terjang Blanc sejauh ini? Meski terlalu pagi, setidaknya penampilan PSG di bawah asuhan Blanc dapat dikategorikan lumayan. Dikatakan lumayan karena hanya bisa menghasilkan tiga kali menang dan dua kali seri. Alhasil kini mereka bertengger di posisi ketiga, di bawah Saint Ettiene serta tim promosi AS Monaco yang kini memimpin klasemen dengan gap dua poin dari PSG.

Kehadiran Edinson Cavani yang direkrut dari Napoli, bisa menambah daya gedor sekaligus membuat PSG menjadi tim yang ditakuti akan lini depannya di kompetisi Liga Champions musim ini. Dalam laga perdananya, PSG bakal berhadapan dengan wakil Yunani, Olympiakos Pireaus.

Selain duel PSG dan Olympiakos, di grup C ini juga akan tersaji laga Benfica menghadapi Anderlecht. Sebagai wakil Portugal, tentu Benfica ingin meretas asa mereka untuk bermain di final Liga Champions di kandang sendiri.

Beranjak ke grup B, ada Real Madrid yang langsung menghadapi laga berat melawan Galatasaray. Masih teringat, di mana pada pertemuan terakhir kedua tim dimenangkan oleh tim berjuluk The Lion – julukan Galatasaray- dengan skor 3-2. Meski pada akhirnya Madrid lah yang lolos ke babak semifinal Liga Champions, karena menang agregat gol.

Sementara dalam lima musim beruntun, El Real selalu mengakhiri pertandingannya dengan kemenangan. Termasuk menghadapi Manchester City pada musim lalu dengan skor 3-2 di Santiago Bernabeu.

Raksasa lain di Grup B ada Juventus yang akan bertandang ke ibu kota Denmark. Kali ini pasukan Antonio Conte bakal menjajal Copenhagen. Satu catatan yang harus diperhatikan oleh Gianluigi Buffon Cs adalah mereka pernah gagal meraih kemenangan saat mengunjungi wakil Denmark lainnya, Nordsjaelland dengan skor 1-1 lewat gol dari Mirko Vucinic.

Di Grup A, terdapat jawara Premier League, Manchester United. Sosok yang dinanti adalah kehadiran David Moyes. Menggantikan Sir Alex Ferguson yang telah 26 musim membela Setan Merah, Moyes bakal diuji kemampuannya kala memimpin United menghadapi Bayer Leverkusen di Old Trafford.

Ini kompetisi ke-18 bagi United dalam mengikuti Liga Champions secara beruntun, namun bagi Moyes ini merupakan pengalaman pertamanya membesut tim di Liga Champions. The Red Devils sendiri telah tiga kali memenangkan gelar bergengsi di daratan Eropa ini. Di kubu Leverkusen, ini juga menjadi pertama kalinya bagi Sami Hyypia menukangi tim di Liga Champions. Terakhir pelatih berusia 39 tahun itu mencicipi trofi Liga bergengsi ini kala bermain bersama Liverpool di Istanbul 2005 silam.

Satu partai lain di grup A adalah antara Real Sociedad dengan Shakhtar Donestk. pengalaman pertama juga bagi Errelea – julukan Sociedad- di kompetisi Eropa yang terakhir kali mereka cicipi pada musim 2003-2004 silam.

Lompat ke grup E, nama Chelsea menjadi sorotan, bahkan dijagokan untuk bisa menjadi juara grup, lantaran tiga rivalnya merupakan tim-tim yang nampaknya bisa mereka kalahkan. Apalagi sosok pelatih baru Jose Mourinho yang memiliki kenangan manis di Liga Champions bersama Inter Milan dan FC Porto. Untuk membuktikannya mereka harus menghadapi wakil Swiss, FC Basel di laga perdana yang akan berlangsung pada Kamis (19/9/2013) dini hari WIB.

Berlabuh ke grup F, yang bisa dikatakan sebagai grup neraka. Pantas dikatakan grup berat lantaran bermukim klub-klub favorit di liganya. Arsenal tim yang tak pernah absen di Liga Champions, bakal bertemu dengan Olympique Marseille si pemilik peringkat dua dalam klasemen akhir Ligue 1 musim lalu.

Secara kebetulan kedua tim kembali berjodoh, setelah dua musim lalu juga berada dalam satu gerbong yang sama. The Gunners lebih baik dalam dua pertemuan di musim 2011-2012, di mana mereka menang di kandang Marseille dengan skor 1-0 dan bermain tanpa gol di London.

Masih membicarakan grup F, ada bentrokan yang terjadi di Naples, di mana Napoli bakal menjamu runner-up Liga Champions musim lalu, Borussia Dortmund. Dengan arsitek baru nan berpengalaman sekelas Rafael Benitez, I Partenopei bakal bertaji dan siap berbicara banyak di kancah Eropa.

Sementara Dortmud yang dibilang tidak banyak berubah skuadnya, juga tak ingin mengalami kekecewaan lagi, terutama di laga perdananya. Masih di bawah asuhan Jurgen Klopp, Dortmund akan terus berkembang dengan beberapa pemain anyarnya seperti Henrikh Mkhitaryan dan Pierre-Emerick Aubameyang.

Grup G tampaknya bakal menjadi tempat berkuasa bagi Atletico Madrid, lantaran para rivalnya hanya dihuni beberapa tim medioker di Liga Champions. Hanya saja klub asal ibu kota Spanyol ini harus mewaspadai FC porto yang merupakan juara Liga Champions periode 1986-1987 dan 2003-2004 itu. Selebihnya, Zenit St Petersburg dan Austria Wien nampaknya bisa diatasi Atletico.

Sedangkan di grup akhir, yaitu grup H terdapat dua tim yang selalu dipertemukan dalam tiga musim terakhir ini. Ya Barcelona kembali ditakdirkan untuk saling bentrok dengan AC Milan. Meski sering ketemu, namun keduanya saling mengalahkan atau bisa dikatakan sama kuat, walau akhirnya Rossoneri lebih apes ketimbang El Barca.

Dua raksasa ini bakal mengawali laga perdana mereka dengan dua tim yang dianggap penggembira, namun bisa saja tampil mengejutkan. Barcelona bakal menjajal kekuatan pasukan muda Ajax Amsterdam, sedangkan Milan bakal menjamu raksasa Skotlandia, Celtic di San Siro.

Satu fakta dalam grup ini adalah, rekrutan anyar Milan, Alessandro Matri merupakan pemain yang mencetak gol pembuka kala masih membela Juventus dan gol tersebut dilakukannya ke gawang Celtic di babak 16 besar.

Sedangkan dalam duel di Camp Nou, baik Barca dan Ajax yang memiliki sejarah sukses di kompetisi Eropa dan memiliki hubungan legenda yang sama yaitu Johan Cruyff, di mana mantan pemain Timnas Belanda ini pernah menjadi pelatih Ajax dan menjuarai Piala UEFA (sekarang Europa League) serta mengantarkan Azulgrana juara Liga Champions pada periode 1991-1992.

Berikut matchday perdana Liga Champions :
Rabu (18/09/13)
Grup A:
Manchester United vs Bayer Leverkusen
Real Sociedad vs Shakhtar Donetsk

Grup B:
Galatasaray vs Real Madrid
Copenhagen vs Juventus

Grup C:
Benfica vs Anderlecht
Olympiakos Piraeus vs PSG

Grup D:
Bayern München vs CSKA Moskwo
Viktoria Plzen vs Manchester City

Kamis (19/09/13)
Grup E:
Schalke 04 vs Steaua Bucure?ti
Chelsea vs FC Basel

Grup F:
Olympique Marseille vs Arsenal
Napoli vs Borussia Dortmund

Grup G:
Austria Wijen vs Porto
Atlético Madrid vs Zenit

Grup H:
Milan vs Celtic
Barcelona vs Ajax

*Semua kick-off berlangsung pukul 01.45 WIB

Rodgers: Premier League Sulit tapi Liverpool Tak Khawatir

Liverpool. (Foto: Reuters) 

LIVERPOOL – Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers mengungkapkan bahwa timnya masih dapat berkembang meskipun mengawali start sempurna. Ya, The Reds belum terkalahkan dalam tiga laga Premier League musim ini.

Namun, satu laga yang tentu akan menjadi sejarah adalah saat Liverpool mempermalukan sang juara bertahan Manchester United. Bermain di Anfield, anak asuh Rodgers itu meraih hasil sempurna meski dengan skor tipis, 1-0.

“Kami harus waspada dalam melangkah. Ini merupakan awal yang baik, tapi kami dapat lebih baik lagi. Kami perlu mendapat hasil yang bagus. Kami telah menunjukkan di tiga pertandingan bahwa kualitas kami terus membaik dan komitmen serta keinginan untuk memenangi setiap pertandingan” kata Rodgers, seperti dilansir Sportsmole, Senin (16/9/2013).

“Premier League merupakan salah satu liga tersulit, tapi kami tidak khawatir. Yang coba kami lakukan di sini adalah bekerja dengan baik, jujur, dan tentu saja bekerja keras,” tutup Rodgers.

Liverpool akan kembali melakoni Premier League menghadapi Swansea City di Liberty Stadium, tengah pekan ini. Demi kembali duduk di peringkat pertama, Rodgers tentu saja menargetkan tiga angka pada partai tandang mereka.

Alba akan Lebih Hebat dari Roberto Carlos






Jordi Alba (Foto: Reuters)
LONDON - Kabar akan ketertarikan Barcelona kepada David Luiz pada bursa transfer pemain beberapa waktu benar adanya. Bahkan, bek Chelsea tersebut mengungkapkan bahwa klub asal Spanyol tersebut menugaskan Dani Alves dan Neymar untuk merayunya.

Alves dan Neymar sendiri memang rekan setim Luiz di Timnas Brasil. Tak ayal kondisi tersebut dimanfaatkan oleh Barca guna mendapatkan pemain belakang yang selama ini mereka butuhkan.

Kubu Blaugrana dikabarkan sangat "ngotot" untuk dapat memboyong pemain berusia 26 tahun itu. Biaya transfer sebesar €40 juta sudah disiapkan agar The Blues mau melepas pemain Timnas Brasil ini.

Usaha tersebut setelah mereka gagal merekrut Thiago Silva dan Marquinhos. Sayang, Luiz memilih bertahan bersama Chelsea yang kini diasuh oleh Jose Mourinho dan Barcelona pun gagal total dalam mendapatkan bek di musim panas lalu.

"Ada sebuah tawaran formal dari Barcelona. Dani Alves dan Neymar juga coba meyakinkan saya," ungkap Luiz kepada The Sun.

 "Akan tetapi, saya menjelaskan keinginan saya untuk bertahan kepada mereka. Ini bukan putusan Chelsea, melainkan murni dari saya pribadi," sambung pemain yang nyentrik dengan rambut kribonya ini.

Neymar : Messi di Atas Semua Pemain

Neymar da Silva Santos Junior (kanan) & Lionel Andres Messi (Foto: ist) 

BRASÍLIA – Tiada segan-segan Neymar da Silva angkat pujian tinggi-tinggi untuk seniornya di Barcelona, Lionel Messi. Walau mulai banyak yang membandingkannya dengan sang megabintang, Neymar menolak disebut sudah selevel dengan mengatakan kemampuan Messi jauh di atas semua pesepakbola.

Bukan karena hanya sekadar reputasi yang dilihat rising-star asal Brasil itu, tapi juga bukti raihan gelar untuk Barcelona maupun gelar pribadi Messi yang sudah empat kali ditasbihkan jadi pemain terbaik dunia.

“(Kehebatan) Messi di atas semua pemain. Saya mengaguminya, dia idola saya. Saya sangat menghormatinya. Dia sudah empat kali menjadi pemain terbaik dunia dan dia masih lapar untuk mendapatkannya lagi,” tutur Neymar, seperti dinukil Football-Espana, Senin (9/9/2013).
 
So far, Neymar baru tiga kali turun berseragam Azulgrana sejak dibeli dari Santos dengan mahar 57 juta euro. Tapi dari tiga kali bermain itu pula, Neymar belum sekalipun “memecah telur” koleksi gol alias membuat gol pertamanya di La Liga (satu pernah dibuatnya namun di pentas Piala Super Spanyol).

Namun Neymar belum panik. Kendati masih berjuang menyesuaikan diri di dalam lapangan, Neymar mengaku sudah betah dengan kehidupannya di luar lapangan, baik terhadap hubungannya dengan orang-orang di klub, maupun dengan kehidupan kota baru tempatnya bernaung.

“Kehidupan saya di Barcelona cukup tenang. Tapi saya senang dengan segala hal yang berjalan dengan baik. Saya cinta kota ini, klub serta orang-orang di dalamnya. Segalanya sempurna,” tukasnya usai membela Brasil dalam laga persahabatan kontra Australia, dini hari kemarin

Barca Janjikan Iniesta Kontrak Baru

Andres Iniesta (Foto: Reuters) 
BARCELONA – Presiden Barcelona, Sandro Rosell menegaskan bahwa klubnya segera memperpanjang kontrak Andres Iniesta di Camp Nou. Rosell merasa Iniesta pemain yang layak dipertahankan mengingat perannya yang begitu penting untuk Blaugrana.

Pada sebuah wawancara, Rosell menyebut, klub asal Catalan itu dalam waktu beberapa pekan mendatang akan mengajukan penawaran kepada gelandang berusia 29 tahun itu. Dia berharap tercapainya kesepakatan dengan perwakilan Iniesta tak membutuhkan waktu lama.

“Iniesta adalah pemain kunci kami,” ujar Rosell kepada TV3 programme Hattrick, seperti dilansir Goal, Senin (9/9/2013). “Itu akan menjadi kabar hebat berikutnya untuk Barcelona bila Iniesta memperpanjang kontrak,” lanjutnya.

Mengenai posisisi Tito Vilanova yang digantikan oleh Gerardo Tata Martino, Rosell merasa telah membuat keputusan tepat. Dia juga berharap Vilanova mampu berjuang untuk melawan penyakit tumor yang dideritanya.

“Kambuhnya penyakit Vilanova adalah berita terburuk selama saya menjabat sebagai presiden Barcelona. Semoga dia akan menang dalam pertarungan melawan penyakitnya, tapi hidup harus terus berlanjut,” tutur pelatih berusia 49 tahun ini.

“Kami telah memikirkan tentang Tata Martino saat pertama kali Vilanova membutuhkan perawatan pada musim lalu. Andoni Zubizarreta (direktur olahraga) memilihkan tiga nama, saya mengambil nama Martino, tidak ada yang lain,” ungkapnya.

“Saya tidak akan mengatakan siapa dua nama pelatih lain itu, saya tidak berpikir akan baik dengan menyebutkannya,” tandasnya

Gilardino Tertarik Gabung Juve

Alberto Gilardino (foto: Reuters) 
TURIN – Alberto Gilardino baru-baru ini kembali dikaitkan dengan Juventus. Menanggapi isu tersebut, bek Bianconeri, Leonardo Bonucci, mendapat bocoran mengenai perasaan Gila-panggilan akrab Gilardino.

Juventus dikabarkan masih penasaran untuk mendatangkan pemain yang sempat dipinjamkan ke Bologna pada musim lalu itu. Bahkan Gilardino di ambang kepindahan ke raksasa Turin itu jelang jendela transfer musim panas ditutup. Namun gagal terealisasi dengan alasan yang tak diketahui.

Bonucci yang saat ini berada satu tim dengan Gila di Timnas Italia, mengaku mendapat jawaban yang mengejutkan. Menurut Bonucci, pemain yang pernah memperkuat AC Milan itu sangat tertarik untuk bergabung dengan Nyonya Tua.

“Gila bilang ke saya bahwa dia sangat tersanjung untuk bergabung dengan Juventus. Ini menyedihkan bahwa dia tidak jadi bergabung di akhir jendela transfer ditutup,” ucap Bonucci, seperti dilansir Tuttosports, Senin (9/9/2013).

“Dia akan menjadi pilihan lain untuk kami. Kedatangannya akan membuat Antonio Conte nyaman,” sambung mantan bek Bari tersebut. Gila sendiri masih memiliki kontrak dengan Genoa hingga Juni 2016